Sorotan Terbaru

Sekda Kuningan Berharap Masyarakat Tetap Waspada Meski Angka Kasus Covid-19 Menurun

Bewara.id – Sekalipun angka kasus corona deseas 1 (Covid-19) terkonfirmasi mengalami penurunan cukup signifikan, dimana saat ini Kuningan berada pada level 2, tetapi Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar berharap masyarakat untuk tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan.

“Di tengah angka kasus yang telah menurun dan terkendali ini, saya berharap seluruh masyarakat tetap disiplin menjaga kesehatan, dengan menerapkan protokol 5 M, selalu menjaga pola hidup sehat dan seimbang, serta selalu waspada,” harap Dian.

Dian mengakui, jika masyarakat tetap perlu disadarkan, bahwa menjaga protokol kesehatan adalah modal untuk tetap hidup sehat dan produktif, mengingat meskipun tidak terlihat oleh mata telanjang, dan kapan akan menyerang kepada siapa, tetapi yang jelas virus itu masih ada, sekaligus siapapun terpaksa hidup berdampingan dengan virus tersebut.

Menyikapi kondisi ini, Sekda mengungkapkan, ada beberapa bentuk penanganan yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Kuningan, mulai dalam bentuk kegiatan non medis, seperti operasi kepatuhan, pembatasan kegiatan masyarakat, dan penetapan status siaga darurat.

Dimana semua itu, menurut Dian, dituangkan dalam berbagai macam kebijakan daerah, seperti peraturan bupat, keputusan bupati, juga surat edaran sebagai acuan, juga pelaksanaan teknis dalam rangka pengendalian , sekaligus menekan angka penyebaran Covid-19.

“Kebijakan daerah tersebut diimplementasikan dalam berbagai kegiatan diantaranya, aktivitas Posko Crisis Center, Pos Check Point, kawasan wilayah parsial, optimalisasi Posko Satgas SKPD, kecamatan, desa, dan kelurahan,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Dian, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Perpanjangan Satu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), perpanjangan dua Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM), Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), koordinasi lintas sektor, pelaksanaan operasi kepatuhan, yustisi dan non yustisi, sosialisasi dan optimalisasi penerapan 5M, serta gaya hidup sehat sesuai dengan prokes.

Sedangikan dari penanganan kasus medis, atau dalam peningkatan kegiatan surveilans, dijelaskan Dian antara lain, identifikasi dan pemantauan kontak, rujukan, komunikasi risiko dan pemutusan rantai penularan.

Optimalisasi pelaksanaan testing tracing dan treatment, optimalisasi dan penambahan kapasitas rumah sakit rujukan penanganan covid-19, penyediaan tempat isolasi terpadu (tempat BKPSDM), penyediaan APD dan pendukung bagi Satgas desa, kelurahan dan kecamatan, pembagian masker hand sanitizer, disinfektan, dan lainnya.

“Pelaksanaan vaksinasipun dilaksanakan oleh semua SKPD, TNI/Polri, komunitas, dan seluruh unsur masyarakat dibawah fasilitasi dan koordinasi Dinas Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan,” jelas Dian.

Sementara dalam pemulihan kondisi ekonomi yang merupakan dampak dari hantaman penyebaran Covid-19, serta memukul semua sektor dan recovery, Sekda menuturkan, Pemkab Kuningan berencana untuk menyasar sejumlah sektor.

“Untuk Untuk tahun 2021, pemulihan akan difokuskan kepada ekonomi. Pemkab Kuningan telah mencoba bahwa untuk upaya pemulihan ekonomi paska Pandemi Covid-19 telah diarahkan pada beberapa program,” ujar Dian.

Diperinci Dian, program tersebut diantaranya, penguatan ketahanan pangan daerah, peningkatan program perlindungan sosial, dukungan kepada pelaku UMKM, pemulihan sektor industri pariwisata, peningkatan fasilitas kesehatan, penyiapan tenaga kerja mandiri, dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD).

“Skenario pemulihan ekonomi diarahkan pada upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di sektor UMKM, pariwisata dan pertanian. Bentuk kegiatan diarahkan pada pemberian bantuan modal UMKM, promosi pariwisata serta peningkatan kesiapan objek wisata melaksanakan prokes. Ini yang sangat penting ditekankan, karena kerumunan yang paling banyak adalah di objek wisata,” kata Dian.

Diakhir kalimatnya Dian menegaskan, untuk tenaga kerja, pihak Pemda melakukan pemberian pelatihan bagi tenaga kerja produktif yang menganggur, serta ditingkatkannya program PTKD dalam kegiatan infrastruktur, selain itu bantuan sosial, juga fasilitas kesehatan tetap disiapkan dalam upaya pencegahan Covid-19. (Yud’s)

Related posts

Para Kepala Ruangan RSUD Linggajati Diberi Pelatihan

admin

Kuwu Cibuntu “Wabah Positif” Pembentukan Desa-Desa Wisata di Kuningan

admin

Inovasi Desa Cikaso, diapresiasi Bupati Kuningan

admin

Leave a Comment